Archive for the ‘ Khusus ’ Category

10 Hotel paling futuristik

10. The Apeiron island hotel

Designer: Sybarite
Status: Concept
Estimated project cost: $500million

9. Foldable hotel pods

Designer: m3 Architects, London
Estimated project cost: $72 to $104 million

8. The hotel Burj al-Arab

Location: Dubai, United Arab Emirates
Designer: Tom Wright (WS Atkins PLC), Khuan Chew
Status: Complete
Estimated project cost: $650 million
Cost per person: $1,000 to over $28,000 per night, $75 to have a glimpse from inside

7. Waterworld

6. The Poseidon Undersea Resort

Location: Fiji, The Poseidon Mystery Island
Designer: Bruce Jones
Status: Under construction, will be completed by September 2008
Estimated project cost: $105 million
Cost per person: $15,000 per week

5. The Hydropolis

Location: Dubai
Designer: Joachim Hauser, Crescent Hydropolis Resorts
Estimated project cost: $500-million

4. The Lunatic Hotel

Designer: Hans-Jurgen Rombaut, Wimberly Allison Tong & Goo (WATG)
Status: Blueprint ready, will take real shape by 2050

3. Aeroscraft

Designer: Igor Pasternak (Worldwide Aeros Corporation), Wimberly Allison Tong & Goo (WATG)
Status: Prototype under development

2. Galactic Suite

Designer: Xavier Claramunt of ADD+ARQUITECTURA
Status: On hold, prototype is ready

1. Commercial Space Station Skywalker

Designer: Bigelow Aerospace, Las Vegas
Location: 515-kms above Earth
Status: The human space complex will be accessible by 2015
Estimated project cost: $500 million
Cost per person: $1 million a night

Iklan

Chand Baori, Sumur terdalam pada abad ke 9

Chand Baori adalah sumur terkenal terletak di desa dekat Abhaneri Jaipur di negara bagian Rajasthan India. Candi ini dibangun pada abad ke-9 dan memiliki 3.500 langkah dengan kedalaman 100 meter. Ini adalah contoh keunggulan arsitektur yang menakjubkan di masa lalu.

Tamu Yang Jahat

Berikut ini adalah suatu kisah dari negeri antah berantah. Pada suatu hari, ada seorang tamu mendatangi rumah-rumah yang dihuni oleh manusia-manusia yang sangat naif, bodoh dan kurang berpengalaman, namun mereka memiliki sifat yang tulus dan juga baik hati. Sang tuan rumah adalah orang islam, muslim sejati. Di dalam sunnah Nabi Muhammad SAW, Seorang tuan rumah yang baik akan menerima tamu paling tidak 3 hari lamanya.

Karena demikian baiknya sang tuan rumah, si tamu merajuk untuk dibiarkan tinggal lebih lama lagi. Sang tuan rumah merasa iba dan atas persetujuan seluruh anggota keluarga yang berada di rumah, tamu tersebut diperkenankan tinggal lebih lama. setelah sekian lama, si tamu membawa anggota saudaranya ke rumah tersebut dan turut menginap. Sekali lagi tuan rumah mengizinkan.

Tak beberapa lama, saudara si tamu berdatangan lebih banyak lagi dan mengatakan kepada Tuan rumah bahwa mereka sangat menyukai rumah tersebut sambil menawarkan apakan tuan rumah bersedia pergi atau mau diambil paksa? Si tamu mengatakan bahwa 2000 tahun yang lalu, rumah tersebut milik nenekmoyang mereka. Wah, jadi gawat situasinya. Repotnya para tamu ini kaya-kaya dan membawa berbagai senjata. Akhir cerita, sang tuan rumah terusir dari rumah yang dicintainya. Sang tamu yang sekarang menjadi pemilik rumah mengancam kepada tuan rumah untuk tidak pernah kembali ke rumah tersebut.

Jadi apa bedanya cerita di atas dengan keadaan saat ini, tepatnya keadaan Palestina sebagai tuan rumah di atas dan keadaan umat Yahudi sebagai tamu yang jahat, malangnya nasib bangsa Palestina.

Pandangan Voltaire

Voltaire, Siapa yang tidak kenal dia? Voltaire adalah penulis dan filsuf Perancis pada Era Pencerahan. Voltaire dikenal tulisan filsafatnya yang tajam, dukungan terhadap hak-hak manusia, dan kebebasan sipil, termasuk kebebasan beragama dan hak mendapatkan pengadilan yang patut (Inggris: fair trial). Ia adalah pendukung vokal terhadap reformasi sosial walaupun Perancis saat itu menerapkan aturan sensor ketat dan ancaman hukuman yang keras bagi pelanggarnya. Ia sering menggunakan karyanya untuk mengkritik dogma gereja dan institusi Perancis pada saat itu. Voltaire dianggap sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh pada zamannya.

Rupanya Dia juga pernah memberi komentar tentang “kun fa yakuun” sebagai berikut:

“That miracle was violation of mathematical, divine, immutable, eternal laws, …… a contradiction in terms.”

Bahwa apabila “pengertian” mukzizat seperti yang dipercayai oleh orang banyak memang benar maka hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap kaidah matematis dan hukum Ilahi yang bersifat kekal. Tidak mungkin dua hukum Tuhan pada saat yang bersamaan bertentangan satu sama lainya.

“A law can not be immutable and viable at the same time.”

Perdebatan Ilmuan Dan Agamawan

Contoh perdebatan Agama dengan Sains yang paling spektakuler delam garis sejarah umat manusia adalah antara Galileo Galilei Dengan Gereja Katholik. Kedua pihak ini bertentangan tentang pertanyaan “Apakah Matahari atau Bumi yang Menjadi pusat semesta kita (tata surya).

Geometris Vs. Heliosentris

Galileo yakin bahwa pandangan Copernicus yang menyatakan tentang matahari adalah pusat tata surya (Heliosentris) pasti benar. Sebaliknya Paus Paulus V yang kemudian digantikan oleh Paus Urban VIII sebagai orang yang berkuasa dalam gereja dan negara menyatakan Bahwasanya pandangan Copernicus sudah lama dilarang berdasarkan  Dekrit 1666, karena hal itu bertentangan dengan Kitab Perjanjian Lama. Dalam Penfsiran literal Kitab Perjanjian Lama menyatakan bahwasanya bumi adalah pusat tatasurya (Geosentris), sedangkan Matahari adalahbenda yang mengelilingi bumi. Pihak gereja berpegangan pada pasal 10 dari buku Joshua yang berbunyi sebagai berikut:

"Sun, stand thou still at Gibon,
And thou moon in the valley of Ajalon."
And the sun stood still and the moon stayed,
until the nation took vengeance on their enemies."

Galileo bersikukuh bahwa matahari adalah pusat tata surya sesuai dengan hasil penelitian melalui teleskopnya. ia kemudian mempublikasikan penemuanya dalam sebuah buku yang berjudul Nuntius Siderius (1610). Agar kedua pandangan yang sama-sama menyatakan benar, namun bertentangan satu sama laninya dapat dibaca oleh masyarakat Eropa, maka beberapa aktivis gereja mempersandinkannya dalam Dialogue on the Two Greatest Systems in the World. Berdasarkan fakta-fakta yang ditampilkan Galileo, maka masyarakat Eropa melihat kelemahan dogma gereja.

Merasa dipermalukan, pihak gereja memanggil Galileo untuk disidangkan di depan para Inquisitor (Gerejawan yang bertugas untuk menghukum para penghujat doktrin gereja), lalu Paus Urban VIII dengan marahnya mengatakan:

“May God forgive him, for having involved himself inthese questions …….There is one argument which bobody has been ever able to refute, which that is God is Almyghty, and may do as sees fit. If He can do all, why questions His works?” Galileo, by submitting Nature to laws, had questioned God’s free will!”!

Lalu galileo mengirim sepucuk surat kepada sahabatnya yang kini menjadi kardinal, yaitu Father Castelli. Ia adalah seorang professor matematik di Universitas Piza. Surat tersebut bertanggal 21 Desember 1613. Di dalam suratnya Galileo menulis bahwa sungguhpun kitab sucitidak mungkin salah, akan tetapi para penafsir dapat saja berbuat kesalahan. Selain itu, dikatakan bahwa semua kitab suci tidak saja mengandung berbagai penafsiran, akan tetapi di beberapa tempat membutuhkan interpretasi yang berbeda dengan kata-kata yang tertera.

Setelah menerima surat itu, Father Castelli tak bergeming dengan penjelasan Galileo. Ia tidak memiliki kekuatan untuk meyakinkan Paus sebagai penguasa tertinggi agama dan negara bahwa secara ilmiah pandangan Galileo itubenar. Ia pun tidak mampu meyakinkan Galileo untuk meninggalkan pandanganya. Paus adalah wakil Tuhan yang memiliki kewenangan untuk menyatakan salah dan benarnya suatu masalah.

Singkatnya, episode tersebut diakhiri dengan 2 alternatifyang ditawarkan Paus kepada Galileo; mengakui secara mutkalk pandangan gereja (walaupun sekarang kita kehui sangat salah) atau menghadapi hukuman mati. Ternyata galileo memilih alternatif yang pertama. Ia dipaksa untuk mengucapkan permohonan maaf kepada gereja sambil menyalahkan kesalahan teorinya, setiap hari Rabu secara berkala sampai akhir ajalnya.

Tenyata manusia yang hidup sampai saat ini menjadi saksi kebenaran galileo. Anehnya pihak gereja sampai saat ini tidak pernah merasa bersalah atas teori mereka. Yang ada hanya permintaan maaf Paus Johanes Paulus II atas perlakuan yang buruk terhadap Galileo. Permintaan maaf kepada siapa? Toh Galileo sudah wafat beratus-ratus tahun yang lalu! aneh tapi nyata.

Kesimpulanya, kebenaran palsu walau dibuat dengan kekuasaan manusia yang selangit bagaimanapun akan terhapuskan atau tersangkal ileh umat-umat manusia setelahnya, karena kebenaran yang mtlak benar adalah kebenaran suci Tuhan, dan manusia sepintar apapun tak akan mampu mengubahnya.

Tugas Ipa Tentang Atmosfir Dengan Litosfir

Atmosfer

Atmosfer adalah lapisan udara yang melapisi suatu planet, termasuk bumi. Atmosfer melapisi bumi dengan ketinggian 0 – 560 km di atas permukaan tanah. Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer (ionosfer). Atmosfer bumi mengandung nitrogen (78,17%), oksigen (20,97%), argon (0,9%), karbon dioksida (0,0357%), uap air, dan gas-gas lainnya.


Berikut adalah keterangan lebih lanjut tentang lapisan Atmosfer:

Troposfer

Lapisan ini berada pada level yang terrendah, campuran gasnya paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah). Dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung.


Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer, karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Biasanya, jika ketinggian bertambah, suhu udara akan berkurang secara tunak (steady), dari sekitar 17℃ sampai -52℃. Pada permukaan bumi yang tertentu, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi dapat menyebabkan anomali terhadap gradien suhu tersebut.

Diantara stratosfer dan troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisan Tropopouse.


Stratosfer

Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu – 70oF atau sekitar – 57oC. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu.Disini juga tempat terbangnya pesawat. Awan tinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah, namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini.

Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik, karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra ungu. Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18oC pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.


Mesosfer

Kurang lebih 25 mil atau 40km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. Pada lapisan ini, suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, sampai menjadi sekitar – 143oC di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km diatas permukaan bumi. Suhu serendah ini memungkinkan terjadi awan noctilucent, yang terbentuk dari kristal es.


Termosfer

Transisi dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. Dinamai termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar 1982oC. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultra ungu. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.

Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan terjadi disini.


Eksosfer

Adanya refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Cahaya matahari yang dipantulkan tersebut juga disebut sebagai cahaya Zodiakal



Pembentukan Atmosfer

Atmosfer yang melindungi Bumi diawali oleh proses pembentuka Bumi. Proses pembentukan bumi ini menghasilkan gas sisa yang sebagian besar berupa nitrogen, karbon dioksida, dan hidrogen sulfida. Gas sisa atau gas purba ini bercampur dengan debu-debu di sekelilingnya. Debu-debu kemudian menghilang seiring dengan berjalannya waktu.


Bumi yang saat itu permukaannya masih berupa lava yang sangat panas, mengalami pergolakan di dalam intinya. Aktivitas tersebut sewaktu-waktu dapat menghasilkan semburan lava dari dalam perut bumi bersamaan dengan uap air yang dihasilkan oleh lava tersebut (Geyser). Uap air akan berkumpul dan membentuk lapisan udara yang sangat tipis, sedangkan lava yang menyembur menjadi keras dan akhirnya membentuk gunung, bebatuan ,dan daratan.


Gunung-gunung berapi terus beraktivitas dan menghasilkan uap yang banyak. Uap tersebut kemudian kembali berkumpul dalam jumlah yang cukup besar lalu membentuk lapisan udara yang cukup tebal. Gas yang terkandung dalam lapisan udara ini didominasi oleh karbon dioksida yang membuat tinggi suhu di bumi. Di masa ini, mucul makhluk hidup bersel satu yang bersifat anaerob (tidak memerlukan oksigen untuk aktivitas hidupnya).


Seiring bergulinya waktu Hewan bersel satu berkembang biak dan menghasilkan gas metana dari aktivitasnya. Produksi metana mencapai jumlah maksimum hingga mengubah komposisi atmosfer menjadi nitrogen, karbondioksida, dan metana. Lalu Muncul alga biru yang dapat menghasilkan oksigen dalam jumlah besar, komposisi atmosfer pun berubah lagi. Kehidupan alga dengan cara berfotosintesis terus meningkat, sehingga dapat menyeimbangkan komposisi atmosfer di bumi. Karbon dioksida dan metana pun berkurang, begitu pula dengan populasi hewan bersel satu. Alga hidup di rawa-rawa yang terbentuk secara alami. Rawa-rawa tersebut berbau busuk, berbuih, dan berwarna cokelat kehijauan. Dari sini, produksi oksigen meningkat drastis, keadaan ini disebut the Cambrian Explosion. Keadaan ini mengawali kehidupan hewan bersel banyak.

Litosfer

Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani, lithos yang berarti berbatu, dan sphere yang berarti padat.

Litosfer berasal dari kata lithos artinya batuan, dan sphere artinya lapisan. Secara harfiah litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau biasa disebut dengan kulit bumi. Pada lapisan ini pada umumnya terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan Si02, itulah sebabnya lapisan litosfer sering dinamakan lapisan silikat dan memiliki ketebalan rata-rata 30 km yang terdiri atas dua bagian, yaitu Litosfer atas (merupakan daratan dengan kira-kira 35% atau 1/3 bagian) dan Litosfer bawah (merupakan lautan dengan kira-kira 65% atau 2/3 bagian).

Litosfer bumi meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet bumi. Litosfer ditopang oleh astenosfer, yang merupakan bagian yang lebih lemah, lebih panas, dan lebih dalam dari mantel. Batas antara litosfer dan astenosfer dibedakan dalam hal responnya terhadap tegangan: litosfer tetap padat dalam jangka waktu geologis yang relatif lama dan berubah secara elastis karena retakan-retakan, sednagkan astenosfer berubah seperti cairan kental.

Litosfer terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang mengakibatkan terjadinya gerak benua akibat konveksi yang terjadi dalam astenosfer.

Konsep litosfer sebagai lapisan terkuat dari lapisan terluar bumi dikembangkan oleh Barrel pada tahun 1914, yang menulis serangkaian paper untuk mendukung konsep itu. konsep yang berdasarkan pada keberadaan anomali gravitasi yang signifikan di atas kerak benua, yang lalu ia memperkirakan keberadaan lapisan kuat (yang ia sebut litosfer) di atas lapisan lemah yang dapat mengalir secara konveksi (yang ia sebut astenosfer). Ide ini lalu dikembangkan oleh Daly pada tahun 1940, dan telah diterima secara luas oleh ahli geologi dan geofisika. Meski teori tentang litosfer dan astenosfer berkembang sebelum teori lempeng tektonik dikembangkan pada tahun 1960, konsep mengenai keberadaan lapisan kuat (litosfer) dan lapisan lemah (astenosfer) tetap menjadi bagian penting dari teori tersebut.

Terdapat dua tipe litosfer

  Litosfer samudra, yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di dasar samdura

  Litosfer benua, yang berhubungan dengan kerak benua

Material Pembentuk Litosfer

Litosfer tersusun atas tiga macam material utama dengan bahan dasar pembentukannya adalah Magma dengan berbagai proses yang berbeda-beda. Berikut merupakan material batuan penyusun litosfer,

Batuan Beku (Igneous Rock)

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat, dengan sekitar 80% material batuan yang menyusun batuan kerak bumi adalah batuan beku. Berdasarkan tempat terbentuknya magma beku. batuan beku dibagi menjadi tiga macam,

– Batuan Beku Dalam (Plutonik/Abisik)

Batuan beku dalam terjadi dari pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit bumi. Contoh batuan beku dalam adalah granit, diotit, dangabbro.

– Batuan Beku Gang/Korok

Batuan beku korok terjadi dari magma yang membeku di lorong antara dapur magma dan permukaan bumi. Magma yang meresap di antara lapisan-lapisan litosfer mengalami proses pembekuan yang berlangsung lebih cepat, sehingga kristal mineral yang terbentuk tidak semua besar. Campuran kristal mineral yang besarnya tidak sama merupakan ciri batuan beku korok.

– Batuan Beku Luar

Batuan beku luar terjadi dari magma yang keluar dari dapur magma membeku di permukaan bumi (seperti magma hasil letusan gunung berapi). Contoh batuan beku luar adalah : basalt,diorit, andesit, obsidin, scoria, batuan apung (bumice).

Batuan Sedimen (Sedimentary Rock)

Batuan Sedimen merupakan batuan mineral yang telah terbentuk dipermukaan bumi yang mengalami pelapukan. Bagian – bagian yang lepas dari hasil pelapukan tersebut terlepas dan ditansportasikan oleh aliran air, angin, maupun oleh gletser yang kemudian terendapkan atau tersedimentasi dan terjadilah proses diagenesis yang menyebabkan endapan tersebut mengeras dan menjadi bantuan sedimen. Batuan Sedimen berdasar proses pembentukannya terdiri atas,

  1. Batuan Sedimen Klastik
  2. Batuan Sedimen Kimiawi
  3. Batuan Sedimen Organik

Berdasar tenaga yang mengangkutnya Batuan Sedimen terdiri atas,

  1. Batuan Sedimen Aeris atau Aeolis
  2. Batuan Sedimen Glasial
  3. Batuan Sedimen Aquatis
  4. Batuan Sedimen Marine

Batuan Malihan (Metamorf)

Batuan Malihan terbentuk karena terjadinya penambahan suhu atau penambahan tekanan yang tinggi dan terjadi secara bersamaan pada batuan sedimen.

Struktur Lapisan Kerak Bumi

Di dalam litosfer terdapat lebih dari 2000 mineral dan hanya 20 mineral yang terdapat dalam batuan. Mineral pembentuk batuan yang penting, yaitu Kuarsa (Si02), Feldspar, Piroksen, Mika Putih (K-Al-Silikat), Biotit atau Mika Cokelat (K-Fe-Al-Silikat), Amphibol, Khlorit, Kalsit (CaC03), Dolomit (CaMgCOT3), Olivin (Mg, Fe), Bijih Besi Hematit (Fe2O3), Magnetik (Fe3O2), dan Limonit (Fe3OH2O). Selain itu, litosfer juga terdiri atas dua bagian, yaitu lapisan Sial dan lapisan Sima. Lapisan Sial yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium, senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen, granit, andesit, jenis-jenis batuan metamorf, dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. Lapisan Sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun oleh logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Batuan pembentuk kulit bumi selalu mengalami siklus atau daur, yaitu batuan mengalami perubahan wujud dari magma, batuan beku, batuan sedimen, batuan malihan, dan kembali lagi menjadi magma.

Piramida di Dasar Segitiga Bermuda

Belum lama ini, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya melakukan survey, saat itu di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, mereka menemukan sebuah piramida yang berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, piramida itu berada dibawah ombak yang ganas! Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Jika bicara tentang ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.

Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka. Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia (Piramida) bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.

Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut:

“Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang , sudah bersejarah puluhan juta tahun. Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.